IDENTIFIKASI TINGKAT EMOSI MAHASISWA SEMESTER GENAP JURUSAN AKUNTANSI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROBLEM SOLVING TES SEDERHANA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) DAN PENINGKATANEKONOMI MAHASISWA DI STIE WIDYA GAMA LUMAJANG TAHUN ACADEMIC 2017/2018

Authors

  • Mohammad Noor Khairullah stie widya gama lumajang

DOI:

https://doi.org/10.30741/adv.v2i02.354

Abstract

Emotional Quotient (EQ) adalah kemampuan memahami perasaan diri sendiri dan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri dan orang lain, kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri maupun pada orang lain. Dalam proses pembelajaran, siswa yang menguasai emosinya menjadi lebih percaya diri, optimis, memiliki semangat dan cita-cita, memiliki kemampuan beradaptasi, serta mereka mampu memahami, menguasai, dan memecahkan permasalahan-permalahan yang ada. Kemampuan memecahkan masalah atau problem solving tidak lepas dari pembelajaran Matematika khususnya dalam bentuk soal cerita. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Identifikasi Tingkat Emosi Mahasiswa Semester Genap Jurusan Akuntansi dan Pengaruhnya Terhadap Problem Solving Tes Sederhana Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Di STIE Widya Gama Lumajang Tahun Academic 2017/2018 ada atau tidak ada. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non-eksperimen dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah semua mahasiswa semester genap jurusan Akuntansi STIE Widya Gama Lumajang Tahun Academic 2017/2018, yang terdiri dari 5 kelas. Sampel dari penelitian ini ada 3 kelas dari 5 kelas yang ada yang terdiri dari 62 mahasiswa. Peneliti menggunakan 2 instrumen yaitu angket dan tes. Analisis data menggunakan rumus Pearson Product Moment. Dari hasil penelitian ini adalah ada pengaruh positif yang signifikan antara identifikasi tingkat emosi mahasiswa semester genap jurusan akuntansi terhadap kemampuan problem solving pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di STIE Widya Gama Lumajang Tahun Academic 2017/2018, dengan koefisien korelasi (rhitung) sebesar 0,674 lebih besar daripada rtabel, yaitu 0,349. Signifikasi hubungan dengan uji t diperoleh t hitung sebesar 4,996 lebih besar daripada ttabel, yaitu 2,738 dan koefisien determinasinya sebesar 0,45. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh tingkat emosi mahasiswa semester genap jurusan akuntansi terhadap kemampuan problem solving pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di STIE Widya Gama Lumajang Tahun Academic 2017/2018 sebesar 45%. Beberapa saran yang dapat peneliti sampaikan, yaitu: 1) Pendidik seharusnya tahu masalah dan kesulitan mahasiswa dalam pembelajaran Matematika, serta kecerdasan emosi dari masing-masing mahasiswanya. 2) Orang tua seharusnya memberikan petunjuk dan meningkatkan motivasi anak mereka untuk belajar dan mencoba untuk memecahkan masalah metematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, Mulyono. 2010. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Anwar, S. & Amin, Siti M. 2013. Penggunaan Langkah Pemecahan Masalah Polya dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Perbandingan Di Kelas VI MI Al-Ibrohimy Galis Bangkalan. Jurnal Pendidikan Matematika E-Pensa, 1 (1): 1-6.

Ariefira, dkk. 2016. Proses Berpikir Siswa dalam Menyelesaikan Permasalahan pada Materi Trigonometri. Jurnal Pembelajaran Matematika. 3(1): 28-32.

Arikunto, Suharsimi. 2014. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Aryanti, Anis. 2016. Kumpulan Rumus-Rumus Matematika Lengkap: Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. (online), (http://rumusrumus.com/spldv/), diakses 6 November 2016.

Ashari, Ali. 2005. The predictability of students’ speaking skill from their intelligence, emotional, interest at English Department of Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) of Islamic University of Malang (UNISMA). Thesis tidak diterbitkan. Malang: UNISMA

Baroroh, Umi. 2014. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dan Kreativitas Siswa Smp Kelas VIII. Skripsi diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta. (online), (http://eprints.uny.ac.id/12706/), diakses 19 November 2016.

BNSP. 2006. Standar Isi, Standar Kompetensi, dan Kompetensi Dasar SMP/MTs. Badan Standar Nasional, Jakarta.

Daud, Firdaus. 2012. Pengaruh Kecerdasan Emosional (EQ) dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA 3 Negeri Kota Palopo. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. 19(2): 243-255.

Frederiksen, N. 1984. Implications of Cognitive Theory for Instruction in Problem Solving; Review of Educational Research; Vol. 54 (3): 363 – 407.

Gagne, R.M. & Briggs, L.J. 1979.Principles of Instructinal Design. Second Edition; New York: Holt, Rinehart and Winston.

Goleman, Daniel. 2003. Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi terj. Alex Tri Kantjono. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

. 2007. Emotional Intelligence. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Greeno, J.G. 1978. Natures of Problem Solving Abilities. Dalam W.K. Estes (ed) Handbook of Learning and Cognitive Processes. Volume 5. Human Information Processing; New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates.

Hanifah, dkk. 2016. Analisis Kesalahan Siswa Dilihat dari Skema dalam Menyelesaikan Masalah Matematika SMP Kelas VIII. Prosiding dalam Seminar Nasional, Prodi S2-S3 Pendidikan Matematika Pascasarjana UM, Malang, 28 Mei.

Hidayah, Nurul. 2013. Pengaruh Penerapan Metode Problem Solving Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika Pokok Bahasan Pecahan Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Legok 1 Kabupaten Indramayu. Thesis diterbitkan. Cirebon: Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. (online), (http://repository.syekhnurjati.ac.id/1863/), diakses 30 Juli 2017.

Hoer, Thomas R. 2007. Buku Kerja Multiple Intelligences. Bandung: KAIFA.

Hudojo, Herman. 1977. Belajar Mengajar Matematika. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi PPLPTK.

Iryani, Siti Sa’adah, dkk. 2016. Penerapan Tahapan Polya untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Statistika pada Siswa Kelas X SMKN 4 Malang. Prosidingdalam Seminar Nasional, Prodi S2-S3 PendidikanMatematikaPascasarjana UM, Malang, 28 Mei.

Istiani, Raudatun. 2013. Konsep Kecerdasan Emosi Daniel Goleman Dan Relevansinya Terhadap Kesehatan Mental Manusia. Al-Takziah. 2(1): 13-32, (online), (http://ejurnal.iainmataram.ac.id/), diakses 6 November 2016.

KEMDIKBUD. 2016. Programme For International Student Assesment (PISA). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta. (online), (http://litbang.kemdikbud.go.id/index.php/survey-internasional-pisa) diakses 6 November 2016.

Kurniawati, Annisa Dwi. 2014 . Pengaruh Kecemasan Dan Self Efficacy Siswa Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Segiempat Siswa Kelas VII MTs Negeri Ponorogo. MATHEdunesa. Vol.3. No.2. pp:36-38. (online), (http//ejournal.unesa.ac.id/index.php/mathedunesaarticle/view/8655), diakses 10 Mei 2016.

Kusumawati, Ririen. 2009. Aljabar Linear dan Matriks. Malang: UIN-Malang Press.

Lampert.M, 1990. When the Problem Is Not the Question and the Solution Is Not Answer: Mathematical Knowing and Teaching. American Educational Research Journal; Spring. Vol. 27 (1), pp 29 – 63.

Latifa, dkk. 2016. Proses Pemecahan Masalah Probabilitas Siswa SMA Berdasarkan Tahapan Polya dalam Diskusi Kelompok. Prosiding dalam Seminar Nasional, Prodi S2-S3 Pendidikan Matematika Pascasarjana UM, Malang, 28 Mei.
Mawaddah, Siti, dan Hana Anisah. 2015. Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa pada Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Generatif (Generative Learning) Di SMP. Jurnal Pendidikan Matematika. 3(2): 166-175.

Max A, Sobel & Evan M. Malestsky. 2004. Mengajar Matematika. Jakarta: Erlangga.

Musser, Garry L, dkk. 2008. Mathematics for Elementary Teacher: Contemporary Approach 10th ed. Jefferson: RRD.

NCES. 2012. Mathematics Literacy: Average Scores. National Center for Education Statistics. USA. (online), (https://nces.ed.gov/surveys/pisa/pisa2012highlights_3a.asp), diakses 6 November 2016.

NCTM. 2000. Principles and Standards for School Mathematics. The National Council of Teachers of Mathematics. USA.

Nggermanto, Agus. 2002. Quantum Quotient Kecerdasan Quantum. Bandung: Nuansa.

Novita, Rita. 2015. Korelasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 4 Banda Aceh. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol.2. No.1. pp:86-96. (online), (http://ejournal.stkipbbm.ac.id/index.php/mtk/article/view/219), diakses 30 Juli 2017.

Polya, G. 1985. How To Solve It 2nd ed: A New Aspect of Mathematical Method. New Jersey: Princeton University Press.

Qin, Z., Johnson, D.W. & Johnson R.T. 1995. Cooperative Versus Competitive Effort and Problem Solving; Review of Educational Research, Vol. 60 (2): 129 –143.

Rahadyani, Win Eka. 2003. Pengaruh Emotional Quotient (EQ) dan Lama Waktu Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Jurusan Matematika FKIP UNISMA angkatan 2000/2001. Skripsi tidak diterbitkan. English Department. Teacher Training and Education Faculty. Universitas Islam Malang.

Rahmawati, Saidah. 2008. Pengaruh Intelektual Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas X MAN Gondanglegi Kab.Malang Tahun Pelajaran 2007/2008. Skripsi tidak diterbitkan, English Department, Faculty of Teacher Training and Education, UNISMA.

Santia, Ika. 2016. Analisis Proses Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Aljabar Ditinjau dari Gaya Belajar. Prosiding dalam Seminar Nasional, Prodi S2-S3 Pendidikan Matematika Pascasarjana UM, Malang, 28 Mei.

Shapiro, Lawrence E., Mengajarkan Emotional Intelligence pada Anak, Jakarta : Gramedia, 1999.

Slameto. 1995. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Edisi Revisi, Rineka Cipta, Jakarta.

Steinberg, R.J. 1999. Cognitive Psychology. Second Edition. Philadephia: Harcout Brace Collge Publishers.

Sugiyono. 2015(a). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatf, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

. 2015(b). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sukayasa. 2012. Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Fase-Fase Polya untuk Meningkatkan Kompetensi Penalaran Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika AKSIOMA, 1 (1): 45-54.

Sulasmono, Bambang Suteng. 2015. Problem Solving: Signifikansi, Pengertian dan Ragamnya. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol.3. No.1. pp: 1-13. (online), (http://ejournal.uksw.edu/satyawidya/article/view/132), diakses 30 Agustus 2017.

Turmudi. 2008. Landasan Filsafat dan Teori Pembelajaran Matematika: Paradigma Eksploratif dan Investigatif. Bandung: Leuser Cipta Pustaka.

Widowati, Dwi. 2014. Pengembangan Bahan Ajar Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berbentuk LKS dengan Pendekatan PMRI untuk Siswa Kelas VIII Semester I. Skripsi diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta. (online), (http://eprints.uny.ac.id/12706/), diakses 19 November 2016.

Wijaya, Aris Arya., & Masriyah. 2013. Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaiakn Soal Cerita Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. 3(1): 25-28. (online), (http://scholar.google.co.id/scholar_url?url=http:journal.um.ac.id/index.php/pendidikan-dan-pembelajaran/article/viewFile/3475/626&hl=id&sa=X&scising=AAG), diakses 5 November 2016.

Windari, F., dkk. 2014 . Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII SmpN 8 Padang Tahun Pelajaran 2013/2014 Dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Inkuiri. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol.3 No.2. Pp: 25-28. (online), (http://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/pmat/article/view/1182), diakses 15 Mei 2016.

Yurika, Hepry, dkk. 2015. Soal Menyelesaikan Model SPLDV dalam Kurikulum 2013 Kaitannya dengan Literasi Matematika. Prosiding dalam Seminar Nasional, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPY, Yogyakarta, 10 Februari.

Yusuf, Syamsu. 2006. Psikologi Pendidikan Anak dan Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2018-12-31

Issue

Section

Articles